Apa itu Geotextile Non Woven? | Fungsi dan Aplikasi

Pengertian Geotextile Non Woven

Geotextile Non Woven (Nir Anyam) adalah material geosintetik yang berbentuk kain atau karpet yang tidak dianyam dan terbuat dari Polyester (PET) atau Polypropylene (PP). Untuk varian warnanya sendiri mayoritas putih (ready stock) dan hitam atau abu-abu.

Geotextile jenis ini dibuat dari serat-serat yang kemudian diproses dengan pola acak (tak beraturan) dan selanjutnya disatukan pada titik seberangnya melalui proses pemanasan kemudian dilakukan proses penekanan sedemikian rupa sehingga terbentuk variasi lembaran yang tebal dan kekuatannya disesuaikan kebutuhan konsumen.

Gambar 1.3 Geotextile Non Woven Warna Putih

Baca Juga


Keunggulan Geotextile Non Woven

Keuntungan menggunakan geotextile non woven ini diantaranya memiliki kekuatan jebol yang sangat tinggi untuk memastikan material tidak mengalami kerusakan saat digunakan. Geotextile jenis ini juga memiliki bukaan pori yang kecil akan tetapi mempunyai daya permeabilitas yang tinggi.

Fungsi Geotextile Non Woven

  1. Separator (pemisah) - sebagai pemisah antara dua atau lebih material agar tidak tercampur
  2. Filtrasi (penyaring) - sebagai penyaring material-material yang terbawa arus air namun tetap menjaga aliran air tetap mengalir dengan lancar
  3. Proteksi (perlindungan) - sebagai perlindungan material lain seperti geomembrane, kawat bronjong maupun pipa aliran di bawah tanah.

Gramasi Geotextile Non Woven

Berat geotextile ini biasanya dinyatakan dalam satuan gram per meter persegi (g/m2). Pada umumnya disebut gramasi. Tipe gramasi geotextile sendiri terdiri dari 150 gram sampai 600 gram, bahkan beberapa tipe khusus beratnya bisa mencapai 1.000 gram. Jadi, geotextile non woven ini memiliki banyak gramasi sesuai aplikasi kita di lapangan.

Aplikasi Geotextile Non Woven

Penggunaan geotextile non woven tentunya berbeda-beda sesuai gramasi masing-masing. Karena berbeda gramasi, beda pula kuat tarik geotextile tersebut. Tentunya banyak sekali aplikasi geotextile non woven yang perlu kita ketahui dan sering kita jumpai dalam pengerjaan suatu proyek sesuai gramasi yang digunakan, diantaranya:

  • 150 dan 200 gram
  1. Cor / curing beton jalan
  2. Penyaring pipa
  3. Penyaring taman buatan (drainase) dll.
  • 250, 300, 350 dan 400 gram
  1. Separator tanah
  2. Vertical garden dan roof garden
  3. Alas lapisan kawat bronjong
  4. Paving block
  5. Proteksi geomembrane
  6. Fondasi dasar rel kereta
  7. Perkuatan lereng dll.
  • 450, 500, 550 dan 600 gram 
  1. Bahan pembuatan geobag / sandbag
  2. Reklamasi pantai
  3. Pelapis struktur dasar pembuangan sampah
  4. Stockpile batu bara, terowongan dll.
Gambar 1.4 Aplikasi Geotextile Non Woven

Kuat Tarik (Tensile Strength)

Geotextile non woven memiliki berbagai macam kuat tarik yang berbeda-beda tergantung pada fungsi utama dari geotextile ini sendiri, apakah untuk perkuatan, filtrasi, pemisah ataukah untuk drainase? Kuat Tarik geotextile ini merupakan elemen penting yang diperlukan dalam pemilihan spesifikasi geotextile.

Itulah beberapa hal bisa saya jelaskan mengenai geotextile non woven. Jika ada hal lain yang perlu ditanyakan silahkan berkomentar atau menghubungi kontak yang tersedia di blog ini.

Komentar (0)

Posting Komentar